ASKEP ULKUS DIABETIKUM PDF

Manifestasi Klinis Ulkus DM f. Pemeriksaan Penunjang Ulkus DM g. Penatalaksanaan Ulkus DM i. Pengertian Gangren atau pemakan luka didefinisikan sebagai jaringan nekrosis atau jaringan mati yang disebabkan oleh adanya emboli pembuluh darah besar arteri pada bagian tubuh sehingga suplai darah terhenti. Dapat terjadi sebagai akibat proses inflamasi yang memanjang; perlukaan digigit serangga, kecelakaan kerja atau terbakar ; proses degeneratif arteriosklerosis atau gangguan metabolik diabetes mellitus Tabber, dikutip Gitarja, Ganggren diabetik adalah nekrosis jaringan pada bagian tubuh perifer akibat penyakit diabetes mellitus.

Author:Zujinn Maushicage
Country:Libya
Language:English (Spanish)
Genre:Personal Growth
Published (Last):20 June 2017
Pages:361
PDF File Size:4.16 Mb
ePub File Size:12.72 Mb
ISBN:543-7-24028-460-3
Downloads:62161
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tojataur



K 51 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan badan terasa lemas, mudah lelah, dan mual setiap makan. Terjadi penurunan berat badan selama sakit. Klien juga mengatakn luka dikedua kaki tidak sembuh-sembuh. Terdapat ulkus diabetikum di kedua kaki, terdapat pus dan jaringan nekrotik pada masing-masing luka.

Semua ADL dibantu, karena klien merasa lemas, kelelahan dan tidak bisa berjalan karena luka dikedua kaki. Identitas Klien Nama : Ny. Riwayat Kesehatan a. Riwayat Kesehatan Sekarang 1 Keluhan Utama Pada saat masuk rumah sakit klien mengeluh badannya terasa lemas, mudah lelah dan mual setiap makan.

Klien mengatakan luka di kedua kakinya tidak sembuh-sembuh. Kepala : Bentuk kepala oval, kulit kepala tampak kering, rambut kasar dengan distribusi tebal, tidak ada kelainan dibagian kepala 2. Mulut : Mukosa mulut kering 4. Thoraks I : Pergerakan dinding dada terlihat cepat pada saat bernapas, tidak ada lesi dan memar P : Bunyi paru pekak P : Tidak ada pembengkakan, dada kanan dan kiri simetris A : tidak ada kelainan 5.

Ekstremitas : kehilangan tonus otot, tidak ada kelainan bentuk di bagian ekstremitas, kulit terlihat pucat dan kering 7. Secara keseluruhan klien terlihat kurus dan terjadi penurunan BB drastis C. Analisa Data Data Fokus : 1. Klien mengeluh badan terasa lemas 2. Klien mengeluh mudah lelah 3. Klien mengeluh mual setiap makan 4. Terjadinya penurunan berat badan selama sakit 5.

Klien mengatakan luka di kedua kakinya tidak sembuh-sembuh 6. Adanya edema pada kaki kanan 8. Terdapat ulkus diabetikum di kedua kaki 9. Terdapat pus dan jaringan nekrotik pada masing-masing luka Klien tidak bisa berjalan karena luka di kedua kaki Semua ADL klien dibantu Kurve gula darah : pukul Diagnosa keperawatan 1.

Gangguan perfusi jaringan b. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b. Kerusakan integriras kulit b. Hambatan mobilitas fisik b. Gangguan persepsi sensori penglihatan b. Resiko tinggi terjadinya infeksi b. Tindakan Keperawatan yang Akan Dilakukan 1.

Pemeriksaan fisik lengkap 2. Pembersihan luka ulkus diabetikum 3. Pantau intake dan output 4. Jaga privasi klien, agar tidak terkontaminasi dengan bakteri 5.

CONTORTIONIST HANDBOOK PDF

Asuhan Keperawatan Ulkus Diabetikum

Meliputi nama, umur, jenis kelamin, agama, pendidikan, pekerjaan, alamat, status perkawinan, suku bangsa, nomor register, tanggal masuk rumah sakit dan diagnosa medis. Riwayat kesehatan Berisi tentang kapan terjadinya luka, penyebab terjadinya luka serta upaya yang telah dilakukan oleh penderita untuk mengatasinya. Riwayat kesehatan dahulu Adanya riwayat penyakit DM atau penyakit penyakit lain yang ada kaitannya dengan defisiensi insulin misalnya penyakit pankreas. Adanya riwayat penyakit jantung, obesitas, maupun arterosklerosis, tindakan medis yang pernah di dapat maupun obat-obatan yang biasa digunakan oleh penderita.

LMD18201 DATASHEET PDF

114448803-ASKEP-Ulkus-Diabetikum.pdf

K 51 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan badan terasa lemas, mudah lelah, dan mual setiap makan. Terjadi penurunan berat badan selama sakit. Klien juga mengatakn luka dikedua kaki tidak sembuh-sembuh. Terdapat ulkus diabetikum di kedua kaki, terdapat pus dan jaringan nekrotik pada masing-masing luka.

JUMPSOLES ANLEITUNG PDF

Terapi Kombinasi Pemberian OHO maupun insulin selalu dimulai dengan dosis rendah, untuk kemudian dinaikkan secara bertahap sesuai dengan respon kadar glukosa darah. Keperawatan Usaha perawatan dan pengobatan yang ditujukan terhadap ulkus antara lain dengan antibiotika atau kemoterapi. Perawatan luka dengan mengompreskan ulkus dengan larutan klorida atau larutan antiseptic ringan. Misalnya rivanol dan larutan kalium permanganate 1 : mg dan penutupan ulkus dengan kassa steril. Alat-alat ortopedi yang secara mekanik yang dapat merata tekanan tubuh terhadap kaki yang luka amputasi mungkin diperlukan untuk kasus DM. Menurut Smeltzer dan Bare , tujuan utama penatalaksanaan terapi pada Diabetes Mellitus adalah menormalkan aktifitas insulin dan kadar glukosa darah, sedangkan tujuan jangka panjangnya adalah untuk menghindari terjadinya komplikasi.

RELATIONSHIP RESCUE DR PHIL MCGRAW PDF

Bila terjadi sumbatan kronik, akan timbul gambaran klinis menurut pola dari fontaine: Stadium I : asimptomatis atau gejala tidak khas kesemutan. Stadium II : terjadi klaudikasio rasa sakit intermiten. Stadium III : timbul nyeri saat istirahat. Stadium IV : terjadinya kerusakan jaringan karena anoksia ulkus. Smeltzer dan Bare, buku ajar keperawatan medical bedah II. Pengkajian pernah adanya luka dan ulkus meliputi lokasi, durasi, ukuran, dan kedalaman, penampakan ulkus, temperatur dan bau 2. Pemeriksaan fisik Inspeksi pada kulit yaitu status kulit seperti warna, turgor kulit, pecah-pecah; berkeringat; adanya infeksi dan ulserasi; adanya kalus atau bula; bentuk kuku; adanya rambut pada kaki.

Related Articles