DISENTRI BASILER PADA ANAK PDF

Disentri basiler atau shigellosis adalah suatu infeksi akut pada usus besar sehingga menyebabkan peradangan yang disebabkan kuman dari genus shigella. Shigella adalah bakteri berbentuk batang non-motil tidak bergerak dan merupakan bakteri gram negatif yang termasuk dalam Famili enterobacteriaceae dan sebernarnya bakteri ini dalam keadaan normal hidup diusus, tidak menimbulkan penyakit. Bakteri ini baru dapat menyebabkan penyakit jika terjadi perubahan-perubahan pada kekebalan tubuh penderita atau jumlah bakterinya berlebihan barulah dapat menyebabkan gangguan peradangan pada usus besar yang dikenal dengan disentri basiler. Disebut disentri basiler karena penyebab disentri ini adalah oleh bakteri shigella yang berbentuk batang basil , karena ada juga disentri yang disebabkan oleh parasit usus entamoeba histolytica yang dikenal dengan disentri ameba.

Author:Kigami Arashilkree
Country:Mauritania
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):4 January 2016
Pages:291
PDF File Size:12.49 Mb
ePub File Size:12.30 Mb
ISBN:667-4-73238-251-8
Downloads:17282
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Keshura



Disentri Praktisnya, diare berdarah dapat digunakan sebagai petanda kecurigaan terhadap disentri. Penyebab disentri adalah infeksi bakteri atau amuba.

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri dikenal sebagai disentri basiler dan merupakan penyebab tersering disentri pada anak. Shigella dilaporkan sebagai penyebab tersering disentri basiler pada anak. Sedangkan infeksi yang disebabkan oleh amuba dikenal sebagai disentri amuba. Selain diare berdarah, anak juga mengalami demam, nyeri perut terutama menjelang buang air besar, pada pemeriksaan tinja rutin didapatkan jumlah leukosit dan eritrosit yang meningkat, dan pada pemeriksaan biakan tinja dapat dijumpai kuman penyebab.

Nyeri perut saat buang air besar tenesmus seringkali tidak terlihat pada anak yang usianya lebih muda karena mereka umumnya belum dapat menggambarkan keluhan tersebut. Infeksi menyebar melalui tangan, makanan maupun air yang terkontaminasi, dan biasanya terjadi pada daerah dengan kebersihan perorangan yang buruk.

Sekitar 15 persen dari seluruh kejadian diare pada anak di bawah usia 5 tahun adalah disentri. Anak dipantau setelah 2 hari, untuk melihat tanda penyembuhan, antara lain tidak ada demam, frekuensi buang air besar dan volume tinja berkurang dengan jumlah darah minimal atau menghilang, dan meningkatnya selera makan.

Apabila tidak ada perbaikan dalam 3 hari, harus dipikirkan keadaan lain, pertimbangan penggantian antibiotika. Bila kondisi mengkhawatirkan anak harus dirawat. Bila ada fasilitas penunjang laboratorium dapat dilakukan pemeriksaan terhadap amuba pada tinja. Disentri yang lebih berat dilaporkan pada bayi yang tidak mendapat ASI dan pada anak dengan gizi kurang. Pencegahan disentri dapat dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, melalui kebersihan diri dan lingkungan.

Kebersihan diri dimulai dengan mencuci tangan. Tak hanya tangan anak tetapi juga orangtua serta pengasuh. Kuman yang terdapat pada tangan yang sudah menjamah keberbagai tempat dapat dicegah melalui cuci tangan dengan sabun.

Anak dengan disentri bisa mengalami dehidrasi, terlebih bila tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup. Dehidrasi terjadi karena banyaknya cairan yang keluar melalui diare.

Anak dengan disentri sebaiknya diberi minum yang cukup, terutama bila mereka mengalami demam. Infus diberikan bila anak mengalami dehidrasi berat atau sulit mendapat asupan makan karena hilang nafsu makan.

Selama anak masih mau minum dan makan dalam jumlah cukup, infus tidak perlu diberikan. Memang, memberi makan cukup sulit karena hilangnya nafsu makan. Makanan yang diberikan hendaknya dalam porsi sedikit namun sering. Upayakan anak agar mau makan.

Pilih makanan kaya energi dan zat gizi yang disukai anak. Berikan pula satu kali makanan tambahan setiap hari dengan menu yang sama setidaknya selama 1 minggu setelah diare berhenti. Pemberian ASI sangat dianjurkan pada bayi yang mengalami disentri. Badriul Hegar, PhD.

LIVRO PASSANDO A LIMPO PEDRO COLLOR PDF

Penyakit Disentri Pada Anak, Ketahui Penyebab dan Pengobatannya

Oleh Risky Candra Swari Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Disentri adalah radang usus yang menyebabkan diare disertai darah atau lendir. Diare sendiri ditandai dengan sering buang air besar yang lembek atau cair. Berdasarkan penyebabnya, disentri terbagi menjadi dua jenis: Disentri basiler atau shigellosis. Terjadi ketika tubuh terinfeksi oleh bakteri shigella. Disentri amuba atau amoebiasis.

AMPLIFICADORES OPERACIONALES COUGHLIN PDF

Disentri Pada Anak – Gejala dan Pengobatan

Disentri Praktisnya, diare berdarah dapat digunakan sebagai petanda kecurigaan terhadap disentri. Penyebab disentri adalah infeksi bakteri atau amuba. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri dikenal sebagai disentri basiler dan merupakan penyebab tersering disentri pada anak. Shigella dilaporkan sebagai penyebab tersering disentri basiler pada anak. Sedangkan infeksi yang disebabkan oleh amuba dikenal sebagai disentri amuba.

KOMATSU PC28UU PDF

Mibar Drinking water can be rendered safe by boiling, 0. This article presents a case of BMG, in a two-year-old childwith mild symptoms and nutritional deficiency. Pediatric cancer registries in Latin America: Policy makers could potentially take advantage of this attitude and support them by providing training, resources, and time for them to implement this role. The recommended dose disenyri the duration of therapy are described under the individual agents discussed in Medication. Pemeriksaan penunjangTanggal 28 Juni Darah lengkap: Chronic amebic colitis is clinically similar to inflammatory bowel disease. Only antigen detection tests can distinguish between E histolytica and E dispar.

Related Articles