MANISAN JAHE PDF

Salah satu diantaranya adalah jahe Zingiber officinale Penggunaan jahe itu sendiri sangat beragam yang paling umum adalah sebagai bumbu masak beragam olahan makanan ataupun sebagai bahan minuman yang mempunyai khasiat menghangatkan badan. Namun sebenarnya jahe dapat diolah sebagai bahan manisan. Manisan biasanya dibuat dari buah. Kondisi ini memungkinkan manisan dapat disimpan lama karena kebanyakan mikroba tidak dapat tumbuh pada bahan.

Author:Molmaran Voodooran
Country:Barbados
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):12 August 2005
Pages:163
PDF File Size:12.37 Mb
ePub File Size:6.92 Mb
ISBN:521-1-39824-867-5
Downloads:48248
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Akinolar



Salah satu diantaranya adalah jahe Zingiber officinale Penggunaan jahe itu sendiri sangat beragam yang paling umum adalah sebagai bumbu masak beragam olahan makanan ataupun sebagai bahan minuman yang mempunyai khasiat menghangatkan badan.

Namun sebenarnya jahe dapat diolah sebagai bahan manisan. Manisan biasanya dibuat dari buah. Kondisi ini memungkinkan manisan dapat disimpan lama karena kebanyakan mikroba tidak dapat tumbuh pada bahan.

Manisan jahe belum dikenal oleh masyarakat, dan produk ini belum banyak tersedia di pasaran sehingga peluangusahapembuatan manisan jahe ini terbuka lebar. Pembuatan manisan jaheini merupakan alternatif usaha yang menguntungkan karena cara pembuatannya sederhana, biaya tidak mahal, dan penampilan produk cukup menarik. Ada dua jenis manisan, yaitu manisan basah dan manisan kering.

Manisan basah memiliki waktu simpan tidak selama manisan kering. Pada bahasan kali ini, kita akan mempelajari bagaimana cara membuat manisan jahe basah.

Metode pembuatan manisan basah inisendiri dapat dilakukan dengan dua 2 cara. Berikut tahapan pembuatannya. Larutan gula pasir diperlukan untuk merendam manisan jahe agar gula meresap ke dalam jaringan jahe sehingga buah menjadi manis. Gula pasir yang digunakan adalah yang berwarna putih bersih. Jumlah larutan yang dibutuhkan: sebanyak 5 liter Pengawet. Pengawet yang digunakan adalah sodium benzoat. Senyawa ini dapat menghambat pertumbuhan mikroba perusak makanan.

Jumlah sebanyak 4 gram. Jenis bahan pengawet ini aman untuk dikonsumsi. Asam sitrat. Bahan ini digunakan untuk mengasamkan atau untuk menurunkan pH menjadi 3,,4. Kondisi asam atau pH rendah dapat menghambat pertumbuhan mikroba.

Jumlah 10 gram. Larutan penguat jaringan buah. Larutan ini digunakan untuk menguatkan jaringan irisan rimpang. Ion tersebut diperoleh dengan melarutkan CaCO3 kapur sirih. Jumlah larutan yang diperlukan: 10 liter. Larutan penghambat reaksi pencoklatan.

Larutan ini diperlukan agar irisan rimpang tidak berubah menjadi kecoklatan, atau warna gelap lainnya. Larutan mengandung ion sulfit yang berasal dari sodium bisulfit, sodium meta bisulfit, atau dari pelarutan gas belerang dioksida di dalam air.

Jumlah larutan yang dibutuhkan: 10 liter. Dengan larutan ini manisan jahe yang dihasilkan tidak hancur. Alat ini digunakan untuk mengupas dan mengiris rimpang jahe.

Disarankan menggunakan dua pisau yang berbeda. Untuk pengupasan digunakan pisau yang biasa digunakan di rumah tangga. Sedangkan untuk mengiris digunakan pisau besar yang biasa digunakan untuk pemotongan dan pencincangan daging. Sehingga hasil irisan yang diperoleh bagus dan rapih.

Baskom digunakan untuk perendaman irisan jahe. Kemasan adalah wadah untuk mengemas manisan jahe. Kemasan yang ekonomis yang dapat digunakan adalah plastik polietilen.

Alat ini digunakan untuk menutup kantong plastik dengan menggunakan panas. Banyak terdapat dipasaran. Alat pengering. Pengeringan tradisional kurang efektif dan effisien karena memerlukan waktu yang lama dan keberadaan matahari tidak dapat diprediksi.

Alat ini digunakan untuk mengukur konsentrasi larutan sukrosa secara cepat. Pencucian, Pengupasan dan Pengirisan Rimpang Tahap pertama jahe dibersihkan, rimpang dicuci bersih, kemudian dikupas, dan dicuci kembali sampai bersih. Setelah itu rimpang diiris setebal mm.

Perendaman di dalam Larutan Sulfit sebagai bahan perendam, larutan sulfit dipanaskan sampai suhu C. Kemudian rimpang direndam ke dalam larutan sulfit hangat tersebut selama 10 menit sambil diaduk-aduk secara pelan-pelan. Setelah itu, irisan rimpang dicuci dengan air segar dan ditiriskan. Penggulaan perendaman di dalam Larutan Gula Penggulaan dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu : a. Setiap 1 kg rimpang direndam di dalam 1 liter larutan. Setelah itu rimpang dikeluarkan dan ditiriskan.

Sementara itu larutan gula ditambah dengan asam sitrat dan asam benzoat. Setiap larutan ditambah dengan gram asam sitrat, dan 0,,0 gram asam benzoat.

Setelah itu larutan dididihkan selama 10 menit. Setelah dingin, kadar gula larutan diukur dengan refraktometer. Dengan demikian setiap 1 liter larutan ditambah dengan gram gula. Penggulaan kedua Setelah itu, irisan rimpang direndam lagi ke dalam larutan di atas dan dibiarkan lagi selama 24 jam. Setelah itu larutan gula dididihkan selama 10 menit. Penggulaan ketiga Setelah itu, irisan rimpang direndamkan lagi ke dalam larutan gula diatas dan dibiarkan lagi selama 24 jam.

Setelah itu irisan rimpang dikeluarkan dan ditiriskan. Sementara itu larutan gula dididihkan selama 10 menit, kemudian didinginkan.

Setelah agak dingin, larutan tersebut dicampur dengan irisan umbi. Hasil yang diperoleh disebut manisan basah jahe. Pengawetan dan Pengemasan Manisan basah jahe dikemas di dalam kantong plastik, gelas plastik, atau botol kaca bermulut lebar botol selai.

Manisan terkemas ini sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin kulkas. Daya tahannya di dalam kulkas diperkirakan minggu.

COMPLEAT INVOCATION PDF

Intip 4+ Resep Manisan Jahe yang Bisa Kamu Buat Sendiri Plus 5 Camilan Jahe Praktis untuk Dicoba

Tweet Manisan Jahe tanpa taburan gula Jahe dengan nama latin Zingiber officinale merupakan salah satu rempah-rempah atau bumbu dapur yang sering saya pergunakan untuk menambah aroma lezat pada masakan, untuk menghilangkan amis pada masakan ikan, daging dan ayam dan setahu saya juga memiliki kemampuan pengobatan. Kenapa tiba-tiba saya tertarik dengan jahe? Begini ceritanya, minggu lalu saya iseng-iseng ke pasar tradisional didekat rumah dan melewati deretan Mbok-Mbok penjual bumbu dapur dan sayuran. Mata saya tertumbuk pada tumpukan jahe yang segar, besar-besar dan harga per-kilonya kali ini tidak terlalu mahal. Hmm, apa yang bisa saya lakukan dengan jahe-jahe yang begitu menggoda ini? Karena kalau harus membeli dalam jumlah besar seringkali jahe di dapur menjadi busuk, berjamur atau mengering. Aroma harumnya menguap sehingga tidak oke lagi untuk campuran bumbu masakan.

ETHYLENEDIAMINE MSDS PDF

.

Related Articles